Pages

07 July 2018

Firman dan Iman

Renungan Harian - Sabtu, 7 Juli 2018
Firman dan Iman

Elisabeth berkata: “Berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana” (Luk.1: 45).

Ada tiga korelasi dari firman Tuhan di atas: pertama, firman adalah dasar iman; kedua, kenyataan selaras dengan iman; ketiga, kebahagiaan adalah upah iman.

Kenyataan adalah hasil percaya. Percaya adalah sebab atau landasan bagi kenyataan dan kenyataan adalah akibat dari iman. Di atas semuanya itu, firman adalah dasar bagi iman dan kenyataan. Iman berasal dari benih firman dan kenyataan adalah buah dari iman. Iman dan kenyataan berasal dari firman. Firman adalah segalanya bagi iman dan kenyataan.

Percaya berpegang pada apa yang dikatakan dari Tuhan. Apa yang dikatakan dari Tuhan akan menjadi kenyataan, karena percaya. Jadi, ada relasi antara apa yang dikatakan Tuhan dan kenyataan. Kenyataan (akibat) adalah sesuai dengan apa yang dikatakan dari Tuhan (sebab).

Apa yang dikatakan dari Tuhan adalah hal yang tidak kelihatan dan kenyataan adalah hal yang kelihatan. Apakah ada “jembatan” antara apa yang dikatakan dari Tuhan dengan kenyataan? Percaya. Percaya berarti menerima perkataan Tuhan. Bagaimana orang bisa menerima perkataan Tuhan? Roh Kudus hadir dan mengefektifkan firman.

Firman Allah adalah fondasi bagi percaya dan Allah melaksanakan dan mengenapi apa yang dikatakanNya. Baik percaya dan kenyataan sangat tergantung pada kekuasaan firman Allah. Iman adalah kenyataan dalam batiniah, meskipun kenyataan secara fisik belum terlihat. Firman akan melaksanakan apa yang telah diterima oleh batin, karena batin telah bergabung dengan firman melalui percaya atau penerimaan.

Karya Roh Kudus menghasilkan iman dalam hati dan mengenapi firman menjadi kenyataan. Kebahagiaan adalah upah dari iman yang hidup dalam firmanNya. Jika firman Tuhan berdiam di dalam hati, maka Dia akan melaksanakan apa yang dikatakanNya. Hiduplah oleh iman, maka kamu akan berbahagia.

Segala sesuatu berasal dari Tuhan, oleh Dia dan kembali kepada Dia. Dialah yang mengkaruniakan firman, iman, dan kenyataan dan kebahagiaan, supaya umatNya memuji Dia selama-lamanya.