Pages

29 August 2018

Berjalan Bersama Yesus Setiap Hari

Renungan Harian - Ketika kita berkata berjalan bersama dengan pasangan kita, pastilah kita akan berjalan kearah yang sama, kecepatan melangkah yang sama dan dengan kedekatakan yang signifikan. Bila kita mengambil arah jalan masing-masing maka kita sedang berpisah dan pastilah tidak dapat saling mendengarkan apa yang ingin dikatakan. Dan bila kita berjalan dengan kecepatan langkah berbeda dan tanpa kedekatan yang signifikan, kita juga tidak akan dapat berkomunikasi dengan pasangan kita. Kita tidak berjalan bersama pasangan kita tetapi kita berjalan sendiri-sendiri.

Demikian juga ketika kita berjalan dengan Tuhan, kehendak kita harus disamakan dengan kehendak Tuhan. Komunikasi kita dengan Tuhan begitu intense saat kita terus berjalan "berdampingan" dengan Tuhan. Fokus kita adalah Tuhan yang berjalan bersama dengan kita. Hal ini akan terus membuat kita bertumbuh semakin mengenal Dia. Berjalan dengan Tuhan tidak terbatas dalam hal doa saja tetapi sebuah gaya hidup yang terus kita bangun di dalan Yesus Kristus.

Ketika kita berjalan dengan pasangan kita, tentu kita tidak akan membawa serta anjing ganas bersama kita karena perjalanan kita tentu akan tidak menyenangkan bahkan menakutkan bagi orang lain. Demikian juga dengan berjalan bersama Tuhan, kita tidak akan membawa serta dosa-dosa kita dalam perjalanan kita bersama Tuhan. Kita berjalan dengan Tuhan dalam kekudusan dan kemuliaan Tuhan.

1 Yohanes 2:6 (TB) Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

1 John 2:6 (NKJV) He who says he abides in Him ought himself also to walk just as He walked.

Seperti kita berjalan bersama pasangan kita di jalan yang sama, kecepatan langkah yang sama dan kedekatan yang signifikan sehingga kita dapat berkomunikasi dan saling berbagi kasih. Demikianlah juga kita berjalan dengan Tuhan, it is like journey.