Pages

23 September 2018

Mengapa Meninggalkan Yesus

Artikel Khusus - Miggu, 23 September 2018
Mengapa Meninggalkan Yesus

Di dalam Alkitab, kita dapat membaca kisah-kisah orang yang pada akhirnya meninggalkan Tuhan. Misalnya di dalam Yohanes 6:66

Yohanes 6:66 (TB) Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

Beberapa diantara kita saat ini mungkin juga tidak lagi mengasihi Tuhan seperti dulu kita mengasihi. Doa sudah mulai dirasakan sebagai beban, demikian juga dengan membaca Alkitab. Tidak ada gairah sama sekali, termasuk bersaksi kepada orang lain tentang kasih setia Tuhan. Penyembahan begitu biasa dan "kering." Tidak lagi berkomunikasi dengan Tuhan secara intens.

SESUNGGUHNYA SESUATU SEDANG MENGAMBIL ALIH HATIMU DARI TUHAN DAN HARUS SEGERA DISELESAIKAN.

Ada banyak hal di dunia ini yang berjuang untuk merebut hati kita dari kasih kepada Tuhan. Dosa dan bahka berkat yang kita dapat membuat kita beralih dan meninggalkan Tuhan. Doa yang tidak dijawab atau bahkan yang dijawab Tuhan juga bisa membuat kita meninggalkan Tuhan.

Sebab itu penting sekali agar kita harus menselaraskan hati untuk tetap fokus kepada Tuhan saja.

Pertama, Kita harus membangun kehidupan doa yang kuat.
Matius 26: 41 (TB) Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Kolose 4:2 (TB) Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.

Kedua, Kita harus menyadari bahwa kita ada untuk meninggikan Dia dan tidak mulai berpikir sedikitpun untuk berbakti selain kepada Tuhan saja serta hidup dalam kekudusan Tuhan.

Hosea 11:7 (TB) Umat-Ku betah dalam membelakangi Aku; mereka memanggil kepada Baal dan berhenti meninggikan nama-Ku.

Yesaya 59:12-13 (TB) Sungguh, dosa pemberontakan kami banyak di hadapan-Mu dan dosa kami bersaksi melawan kami; sungguh, kami menyadari pemberontakan kami dan kami mengenal kejahatan kami: kami telah memberontak dan mungkir terhadap TUHAN, dan berbalik dari mengikuti Allah kami, kami merancangkan pemerasan dan penyelewengan, mengandung dusta dalam hati dan melahirkannya dalam kata-kata.

Ketiga, Kita harus kembali jika kita mulai atau sudah meninggalkan Tuhan, Tuhan pasti akan membuka pintu kesempatan untuk bertobat.

Yeremia 3:22 (TB) Kembalilah, hai anak-anak yang murtad! Aku akan menyembuhkan engkau dari murtadmu." "Inilah kami, kami datang kepada-Mu, sebab Engkaulah TUHAN, Allah kami.

Hosea 14:4 (TB) (14-5) Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka.

2 Tawarikh 7:14 (TB) dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.

Setialah karena Tuhan itu setia, tidak sekalipun Ia meninggalkan kita. 2 Tim 2:13 jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."