Pages

26 December 2018

Natal Berati Memberikan Respon Yang Benar

Mendengar berita kelahiran seorang raja Yahudi, Herodes memanggil para iman kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi. (Matius 2:3) Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. (4) Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Para imam kepala dan ahli Taurat memberikan jawaban yang tepat mengenai nubuat para nabi bahwa akan lahir seorang Mesia, juruselamat, raja bangsa Yahudi (juga raja atas segala bangsa) (Matius 2:5) Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: (6) Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel." Tetapi semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi itu tidak memberikan respon yang benar. Mereka mengetahuinya, tetapi mereka tidak datang kepadaNya untuk sujud menyembahNya seperti orang-orang Majus dan para gembala. Mereka tidak memberikan respon apapun terhadap berita sukacita itu. Natal adalah memberikan respon yang benar akan kelahiran Yesus. Natal jangan hanya sebuah berita yang kita ketahui tetapi kita tidak memberikan respon yang benar. Kita jangan sampai menjadi seperti semua imam kepala dan ahli Taurat itu yang mengetahui berita kelahirannya tetapi tidak mengalaminya. Maka natal adalah kita memberikan respon yang benar akan kelahirannya dan mengalami "kelahiran Yesus" di dalam hati kita, hidup kita dan tidak hanya menjadi berita untuk mengisi kepala kita bahwa Yesus telah lahir.