Pages

01 January 2019

Tahun Berat Menjadi Tahun Berkat

Artikel Khusus - Apakah yang dipikiran kita ketika kita menghadapi tahun yang baru? Ketakutan dan kekuatiran akan kondisi ekonomi, keamanan dan kepastian akan segala sesuatunya bisa membuat kita berpikir bahwa tahun baru akan menjadi tahun yang berat. Ini memang benar, sungguh benar tahun baru yang akan kita hadapi akan menjadi tahun berat. Mengapa? Karena kita tidak mampu menghadapi tahun yang baru ini sendiri sehingga pasti akan menjadi tahun yang berat untuk dihadapi.

Tetapi, untuk menghadapi tahun yang berat, kita hanya membutuhkan "k" sehingga "berat" itu menjadi "berkat" Tahun yang berat dapat dirubah menjadi yang penuh berkat bila kita menambahkan "k" lalu apakah "k" itu? "k" itu adalah "Kristus" Kristus Tuhan sanggup menolong kita menghadapi tahun yang berat menjadi tahun yang penuh berkat dan kehidupan yang berkemenangan.

Abraham meninggal kampung halamannya, pergi ke negeri yang jauh dan belum diketahuinya. Tahun-tahun yang ia lalu menjadi tahun-tahun yang penuh berkat karena Tuhan Allah menyertai dan memberkatinya.

Kejadian 24:34-35 Lalu berkatalah ia: "Aku ini hamba Abraham. TUHAN sangat memberkati tuanku itu, sehingga ia telah menjadi kaya; TUHAN telah memberikan kepadanya kambing domba dan lembu sapi, emas dan perak, budak laki-laki dan perempuan, unta dan keledai.

Ishak mengalami tahun kekeringan, bukan tahun yang mudah untuk dilalui, benar-benar tahun yang berat. Tetapi Tuhan Allah memberikatinya sehingga sekalipun tahun itu adalah tahun kekeringan Ishak yang menabur tetap mendapatkan hasil seratus kali lipat. Tahun yang berat berubah menjadi tahun yang penuh berkat.

Kejadian 26:12-13 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.

Yakub harus pergi meninggalkan orang tuanya karena ia harus menghindari saudaranya Esau. Tinggal di daerah yang baru membuatnya menghadapi tahun-tahun yang berat. Tetapi Tuhan Allah memberkatinya sehingga tahun-tahun yang berat juga diubah Tuhan menjadi tahun-tahun yang penuh berkat. Tuhan Allah memberkati segala pekerjaan tangannya dengan keberhasilan.

Kejadian 32:5 Aku telah mempunyai lembu sapi, keledai dan kambing domba, budak laki-laki dan perempuan, dan aku menyuruh memberitahukan hal ini kepada tuanku, supaya aku mendapat kasihmu."

Yusuf mengalami tahun-tahun yang sangat berat. Dia bahkan di lemparkan ke dalam sumur kering oleh saudara-saudaranya, dijual kepada kaum Ismail, dibeli sebagai budak oleh potifar. Tuhan menyertai dan memberkati Yusuf sehingga ia selalu diberkati dan berhasil dalam pekerjaannya sebagai budak. Difitnah oleh isteri Potifar, dimasukkan ke dalam penjara. Sungguh tahun-tahun yang berat, tetapi Tuhan Allah tetap sanggup menolongnya dan mengangkat hidupnya. Tuhan Allah mengangkatnya tinggi sampai akhirnya menjadi penguasa nomor dua di Mesir. Tuhan Allah merubah tahun-tahun yang berat itu menjadi tahun berkat dan berkemenangan,

Kejadian 41:40-41 Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu." Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: "Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir."

Daniel mengalami tahun yang berat karena menjadi tawanan di babel. Tetapi Tuhan membuka jalan baginya sehingga ia diberikan pendidikan dan pada akhirnya menjadi penasehat raja. Saat menjadi penasehat rajapun, Daniel mengalami tahun yang berat karena para penasehat lain begitu irinya dan ingin menjatuhkannya dengan berbagai cara. Tetapi Tuhan Allah juga menolongnya dan merubah tahun yang berat menjadi tahun yang penuh berkat dan berkemenangan,

Daniel 6:28 Dan Daniel ini mempunyai kedudukan tinggi pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu.

Melalui kisah para tokoh di alkitab ini kita dapat melihat dengan jelas bahwa Tuhan Allah sanggup merubah tahun-tahun berat sekalipun menjadi tahun-tahun yang penuh berkat dan berkemenangan. Sungguh tiada yang mustahil bagi Dia dan bagi kita yang percaya pada-Nya.

Abraham taat kepada panggilan Allah. Ishak menabur dengan penuh iman. Yakub merendahkan dirinya di hadapan Tuhan. Yusuf tetap bertahan dalam segala keadaan dan tetap berharap pada janji-janji Tuhan. Daniel tetap memiliki pandangan yang baik terhadap rajanya dan Tuhan mengangkat dia dengan kedudukan yang tinggi.

Demikianlah kita juga taat kepada Allah, menabur dengan penuh iman, selalu merendahkan diri dihadapan Tuhan dan tetap memiliki rasa hormat kepada pimpinan kita, maka Tuhan pasti merubah tahun yang berat menjadi tahun yang penuh berkat dan berkemenangan.