28 April 2019

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya”

Pengkhotbah 3:11 a

BIARKAN TUHAN BEKERJA DENGAN CARA DAN WAKTUNYA

Sarai, istri Abraham, ketika melihat janji Tuhan yg tidak kunjung tiba, mencoba mengambil peran Tuhan.

Sarai mulai mencoba “membantu” Tuhan untuk menyelesaikan masalahnya dengan pikirannya sendiri.

Sarai menyodorkan, Hagar, pembantunya untuk bisa mendapatkan anak dari suaminya, Abraham.
Sebuah kekeliruan fatal yg berakibat panjang hingga saat ini dalam sejarah manusia.

APAKAH ANDA MELAKUKAN HAL YG SAMA SEPERTI SARAI ?

Kita tidak sabar menunggu waktunya Tuhan.
Kita mencoba mengambil alih peran Tuhan.
Kita mengajari Tuhan untuk bertindak menurut pandangan kita.
Kita tidak membiarkanNya bertindak menurut cara dan waktuNya.
Kita mesti membiarkanNya menjadi Tuhan atas seluruh perjalanan hidup kita.

JANGAN COBA MEMBANTUNYA DENGAN PIKIRAN KITA YG TERBATAS.
BIARKAN DIA MENJADI TUHAN SEPENUHNYA YG MEMEGANG KENDALI ATAS SEGALANYA.

Jangan pernah menganggapnya sebagai kelalaian.
Ketika Tuhan menunda pertolonganNya atas hidup kita, Tuhan ingin agar kita mengerti bahwa hanya ditanganNya sajalah ada pertolongan.

UNTUK SEGALA SESUATU ADA WAKTUNYA, MANTAPKAN HATI ANDA, KARENA ADA JANJI TUHAN BAGI ANDA.