27 April 2019

Iman Pengharapan dan Kasih

“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.” 1 Korintus 13:13

IMAN, PENGHARAPAN DAN KASIH

Ketiga hal ini harus nyata dalam kehidupan kita.
IMAN tidak boleh pudar.
Sekalipun kita dihadapkan dengan berbagai kesulitan, IMAN seharusnya melihat bahwa Tuhan selalu punya cara untuk meluputkan kita.
Yusuf sepertinya tak memiliki jalan keluar dari kedalaman sumur, namun ia melihat bahwa Tuhan punya cara untuk menyelamatkannya.
IMAN/PERCAYA kepada janji Tuhan, membuat apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.

PENGHARAPAN yg sejati lahir dari iman.
Jika kita memiliki iman, maka kita pasti memiliki PENGHARAPAN.
Mengapa Yusuf tidak pernah menyerah menghadapi berbagai penderitaan dalam hidupnya ?
Yusuf tidak mudah patah dan putus asa karena ia memiliki PENGHARAPAN yang kuat kepada Tuhan yg sangat dipercayanya.

KASIH Yusuf kepada Tuhan yg disembahnya memampukannya melewati semua hambatan yg menghadangnya dan Yusuf menang.
KASIH Tuhan kepada Yusuf juga dirasakannya tidak pernah berhenti, sekalipun ia berada dipinggir maut, Tuhan menyertainya.

Yusuf berhasil melewati semua masalah dalam perjalanan hidupnya, karena KASIH Tuhan yg begitu nyata dan ajaib.

Bukan saja ia menerima tahta dan mahkota, kuasa dan kedudukan sebagai Raja Muda, ia juga menerima kepercayaan dari Raja, kuasa dan kewenangan untuk mengatur kehidupan sebuah bangsa.
Mengapa Firaun, Raja yg berkuasa pada waktu itu, bisa memberikan kepercayaan kepada Yusuf untuk memelihara sebuah bangsa yg besar?

Bukankah Yusuf adalah seorang napi yg baru saja mendapat grasi?
Yusuf sadar jika bukan karena Tuhan, maka tak mungkin ia sampai di tahta.
Itulah sebabnya Yusuf memberi nama MANASYE kepada anaknya yg sulung, sebab kata Yusuf : “Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku.”

BAGAIMANA DENGAN ANDA ?

SEBERAT APAPUN MASALAH ANDA, YAKINLAH BAHWA TUHAN MEMBUAT SEGALA SESUATU MENJADI INDAH PADA WAKTUNYA.